PARIGI, parimoaktual.com – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, turun langsung meninjau kegiatan penebangan pohon di sejumlah titik wilayah.
Langkah cepat ini dilakukan sebagai respons atas potensi bahaya pohon tumbang yang mengancam keselamatan warga.
Peninjauan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Zulfinasran dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Siti Maryam.
Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan duka atas insiden warga yang tertimpa pohon dan menegaskan pentingnya langkah antisipasi.
“Saya menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban. Ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada,” ujar Erwin. Rabu, (15/4/2026).
Ia memastikan telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk segera melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi pepohonan, terutama yang berusia tua dan berpotensi membahayakan.
“Saya sudah perintahkan untuk memantau seluruh pohon. Masih banyak yang harus ditebang karena umurnya sudah di atas 20 tahun dan kondisinya mulai rapuh,” tegasnya.
Pemda ParImo, lanjutnya, akan melakukan penebangan secara bertahap, sekaligus mengganti pohon-pohon tersebut dengan jenis yang lebih aman dan tidak merusak infrastruktur.
“Kita akan ganti dengan pohon yang lebih ramah, akarnya tidak merusak, dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Namun di lapangan, penanganan masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan tenaga serta sarana pendukung seperti alat berat yang belum memadai.
Untuk itu, pemerintah daerah akan melakukan pergeseran anggaran guna mempercepat penanganan, termasuk pengadaan alat yang dibutuhkan.
“Dalam waktu dekat kita akan lakukan pergeseran anggaran dari kegiatan yang belum prioritas. Wilayah kita luas dan membutuhkan penanganan serius,” jelasnya.
Selain langkah teknis, Bupati juga mendorong partisipasi masyarakat untuk aktif melaporkan pohon yang berpotensi membahayakan di lingkungan masing-masing.
Pemda saat ini tengah menyiapkan layanan pengaduan berupa hotline guna mempermudah laporan warga.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan risiko pohon tumbang di seluruh wilayah Parimo, agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (***/long)












