Razia Peti Karya Mandiri Zonk, Diduga Dibocorkan Oknum Satgas

Satgas PHL saat melakukan rasia di lokasi Peti Karya Mandiri, Hanya menemukan talang kosong tanpa aktivitas dan alat berat. (Foto : Doc : Satgas PHL Parimo)

PARIMO, parimoaktual.com Operasi penertiban pertambangan emas tanpa izin (Peti) di Desa Karya Mandiri, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), berakhir zonk karena diduga rencana razia telah bocor sebelum tim gabungan tiba di lokasi.

Sumber media ini mengungkap, oknum Satuan Tugas Penegakan Hukum Lingkungan (Satgas PHL) inisial MI diduga membocorkan informasi operasi saat itu.

Sebelum penggerebekan, oknum tersebut diduga sempat berkomunikasi dengan salah seorang yang disebut sebagai pemodal Peti Karya Mandiri.

Terduga pemodal tambang itu juga disinyalir ikut memfasilitasi penginapan tim Satgas sebelum melakukan razia ke lokasi.

MI, yang dihubungi sejumlah wartawan membantah tudingan tersebut. MI justru menduga bahwa pergerakan tim gabungan yang mencolok menjadi penyebab bocornya informasi.

“Kalau dari satgas saya anggap clear. Tidak ada teman-teman Satgas yang membocorkan informasi itu,” tegas MI saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, operasi tersebut melibatkan banyak personel gabungan dari Polres Parimo, TNI, hingga aparat kepolisian setempat, sehingga pergerakan tim dinilai cukup mencolok.

“Kami tiba malam di penginapan, lalu operasi siang pukul 14.00 WITA. Personel juga menginap di sekitar Polsek Kotaraya, mungkin ada yang melihat keramaian dan menebak akan ada operasi,” ujarnya.

Ia juga menepis isu miring terkait fasilitas dari pemodal tambang. “Penginapan kami bayar sendiri. Bisa dikonfirmasi ke pemiliknya karena kami minta nota pembayaran,” katanya.

Sebelumnya, Satgas PHL Kabupaten Parimo menggelar operasi terpadu di lokasi Peti Desa Karya Mandiri, Kecamatan Ongka Malino.

Operasi yang berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (10–11 Juni 2026), tidak menghasilkan tangkapan. Petugas menyisir area Peti tanpa menemukan alat berat. Bahkan mesin-mesin produksi lenyap.

Meski tidak menemukan aktivitas penambangan, Satgas PHL tetap memasang banner larangan aktivitas tambang ilegal di dua titik lokasi.

Penulis: TimEditor: arif/ddnk
Exit mobile version