Bupati Minta Program KNMP Parimo Libatkan Kontraktor Lokal

Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase menyapaikan sambutannya pada kegiatan penyerahan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lantai 2 kantor bupati. Kamis, (16/7/2026). (Foto : Doc : PA)

PARIMO, parimoaktual.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyetujui usulan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) untuk membangun program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Delapan titik wilayah tersebut.

Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal sekaligus menekan angka pencurian ikan (illegal fishing) di perairan Parimo.

Bupati Parimo, Erwin Burase, menyatakan bahwa salah satu proyek pendukung saat ini telah menunjukkan progres yang sangat signifikan di lapangan.

“Kami sudah hampir merampungkan salah satu proyek tersebut. Progres fisik di lapangan mungkin sudah mencapai 80 persen,” ujar Erwin saat memberikan keterangan pada awak media usai penyerahan lokasi pembangunan KNMP. Kamis, (16/7/2026).

Erwin menjelaskan bahwa pihak Kementerian akan memusatkan hub atau pusat kegiatan utama program ini di Boyantongo

Sementara itu, infrastruktur fisik untuk hub sendiri menelan anggaran kurang lebih 10 miliar rupiah, sedangkan delapan titik penyangga lainnya masing-masing menerima kucuran sekitar 5 miliar rupiah.

Terkait pelaksanaan proyek, Erwin mengungkapkan bahwa pihak KKP langsung menunjuk kontraktor pelaksana tanpa melalui proses tender daerah.  Meski demikian, ia meminta pihak pelaksana tetap melibatkan kontraktor lokal untuk menggarap kegiatan skala kecil di wilayah masing-masing wilayah.

Program Kampung Nelayan ini nantinya menyediakan fasilitas modern seperti pabrik es, dermaga pelabuhan, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Solar khusus nelayan.

Keberhasilan lobi Pemda Parimo mendapatkan porsi terbesar di Sulawesi Tengah dibandingkan Kabupaten lain yang hanya menerima satu titik.

Saat ini, untuk pembangunan KNMP di parimo mencakup, Desa Dusunan, Desa Laemanta Utara, Desa Tada, Desa Sienjo, Desa Pelawa Baru, Desa Boyantongo, Desa Sausu

Erwin mengakui pihaknya masih menegosiasikan nilai ganti rugi lahan di Boyantongo untuk dialokasikan pada Anggaran Perubahan.

Selain itu, pemda juga memindahkan satu titik proyek ke Desa Malalang, Kecamatan Mepanga, guna menekan tingginya potensi kerawanan aktivitas illegal fishing di wilayah tersebut.

“Kami berharap dengan adanya program ini, aktivitas illegal fishing di wilayah Parimo bisa berkurang secara signifikan, sehingga nelayan kita dapat melaut dengan lebih aman dan produktif,” pungkas Erwin.

Penulis: ThilonkEditor: Arif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *