Ringankan Beban Warga Terdampak Kekeringan, Bupati Parimo Serahkan Bantuan Beras

Ketua Tim Penggerak PKK Parimo Hj. Hestiwati Nanga, didampingi Bupati Erwin Burase, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sofiana. Menyerahkan Bantuan Beras Kepada Warga Terdampak Kekeringan di desa Ogotion Mepanga. Kamis (5/11/2026). (Foto : Diskominfo Parimo)

MEPANGA, parimoaktual.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) menyerahkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah kepada 94 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana kekeringan di Desa Ogotion, Kecamatan Mepanga.

Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras dengan total penyaluran mencapai 940 kilogram.

“Penyaluran bantuan beras ini, merupakan wujud respons cepat pemerintah daerah untuk warga yang kesulitan pangan akibat kemarau,” ujar Bupati Parimo Erwin Burase. Kamis (5/11/2026).

Dalam arahannya, Bupati menjelaskan bahwa Parimo sedang menghadapi fenomena iklim yang berlawanan.

Sebagian wilayah selatan seperti Kasimbar mengalami curah hujan lebat hingga memicu banjir.

Sementara itu, wilayah utara yang meliputi Mepanga, Bolano, hingga Moutong justru mengalami kekeringan berkepanjangan serta ancaman kebakaran hutan.

Ia menyebutkan, kebakaran di Desa Gunung Sari menghanguskan lebih dari 120 hektare hutan.

Petugas bahkan membutuhkan waktu empat hari empat malam untuk memadamkan api yang sebelumnya telah muncul di lebih dari 50 titik.

Kondisi kekeringan tersebut membuat lahan pertanian dan perkebunan mengering, sehingga masyarakat yang mengandalkan hasil kebun mulai kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, Bupati mengimbau warga agar menghindari aktivitas pembakaran lahan pada musim kemarau yang Badan Meteorologi perkirakan masih akan berlangsung hingga Februari 2027 mendatang.

Selain Mepanga, pemda juga menjadwalkan penyaluran bantuan lanjutan ke Kecamatan Tinombo guna menyasar desa-desa terpencil yang kondisinya sangat kritis, seperti Desa Ogobayas, Taipa Obal, dan Patingke.

Tim gabungan tidak hanya mendistribusikan bantuan pangan, tetapi juga membawa tandon air beserta selang guna membuka akses air bersih bagi warga setempat.

“Meskipun bantuan ini tidak seberapa, semoga bisa meringankan beban Bapak dan Ibu sekalian. Pemerintah akan terus memantau dan hadir di tengah masyarakat di sepanjang rentang wilayah 512 kilometer ini,” pungkas Bupati.

Penulis: Sumber : Diskominfo ParimoEditor: Iwan, Tj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *