Bupati Parimo Instruksikan Penanganan Cepat Jangka Panjang Pascabanjir dan Gempa

Bupati Parimo , H. Erwin Burase di dampingi Wakil Buapti Abdul Sahid bersama unsur Forkopimda saat meninjau salah satu lokasi yang terdampak pasca banjir. (Foto : Diskominfo Parimo)

PARIGI, parimoaktual.com Jajaran Pemda Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) bergerak cepat meninjau langsung sejumlah titik yang luluh lantak akibat terjangan banjir dan guncangan gempa bumi, Langkah ini diambil untuk memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan secara taktis dan terkoordinasi.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh instansi bergerak cepat dan terintegrasi. Kita harus memastikan warga terdampak mendapatkan penanganan yang tepat tanpa penundaan,” ujar Bupati , H. Erwin Burase saat memimpin peninjauan.

​Rombongan mengawali peninjauan di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat. Di lokasi ini, tim melihat langsung kondisi infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan parah akibat hantaman arus banjir yang deras.

Setelah itu, peninjauan berlanjut menyisir sejumlah titik krusial lainnya di beberapa desa, meliputi:

Desa Pombolowo (Kecamatan Parigi): Menemui warga yang sempat mengungsi di musala sekaligus menyalurkan bantuan logistik sembako kepada 54 kepala keluarga (KK).

Desa Dolago Padang: Memeriksa tingkat kerusakan pada jaringan irigasi.

​Desa Masari: Meninjau pipa saluran air menuju areal persawahan warga yang ambruk diterjang banjir.

Desa Tolai Induk: Mengecek kondisi jembatan utama yang posisinya sudah nyaris ambruk.

Desa Lebagu: Menyerahkan bantuan sembako kepada 11 KK sekaligus memantau kondisi saluran air yang terdampak.

Usai melakukan pemantauan lapangan, Pemda Parimo langsung menggelar rapat koordinasi penanganan bencana di Posko Induk BPBD Parimo. Dalam rapat tersebut, dipaparkan pemutakhiran data penanganan dampak bencana.

Berdasarkan validasi terbaru, dampak guncangan gempa bumi mencatatkan kenaikan angka kerusakan rumah warga yang cukup signifikan dari laporan awal.

​ Total Rumah Terdampak: 92 unit rumah (meningkat drastis dari data awal yang hanya melaporkan 11 unit rumah).

​Pemda melalui pemerintah desa tetap membuka posko pendataan lanjutan jika masih ditemukan kerusakan baru milik warga.

Sementara itu, data dari Pusdalops BPBD Parimo menunjukkan bencana banjir telah menggenangi 12 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Parigi, Parigi Barat, Parigi Selatan, Torue, dan Balinggi.

Total Warga Terdampak: 402 KK atau setara 903 jiwa.

Kondisi Pengungsian: Sebanyak 4 KK (110 jiwa) sempat mengungsi, namun seluruhnya kini sudah kembali ke rumah masing-masing seiring surutnya genangan air.

Selain merendam permukiman, banjir juga merusak lahan pertanian dan perkebunan warga, membobol tanggul, serta memutus akses jembatan.

Hingga saat ini, petugas teknis di lapangan masih terus melakukan proses pendataan dan verifikasi terhadap fasilitas umum dan sosial yang rusak.

​Sebagai langkah taktis jangka pendek dan panjang, untuk menginstruksikan sejumlah poin prioritas kepada jajarannya:

Sektor Kesehatan: Mengantisipasi dan melokalisir potensi munculnya penyakit pascabanjir di tengah masyarakat.

Infrastruktur: Menginventarisasi seluruh infrastruktur yang rusak untuk segera dilakukan perbaikan.

Aksesibilitas: Mempercepat pemulihan fungsi jalan, jembatan, tanggul, serta fasilitas umum lainnya.

Mobilitas Warga: Menyediakan jalur alternatif secepatnya jika ada akses transportasi utama warga yang terputus total.

Mitigasi Jangka Panjang: Mengidentifikasi secara mendalam faktor utama penyebab banjir sebagai bahan evaluasi pencegahan di masa depan.

Pemda juga mengajak seluruh elemen dan masyarakat untuk memperkuat sinergi demi keselamatan warga dan percepatan pemulihan wilayah.

“Penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi agar pemulihan di seluruh wilayah dapat segera tercapai. Keselamatan dan pemulihan aktivitas masyarakat adalah prioritas utama kita saat ini,” tegas Bupati Erwin.

Penulis: Diskominfo ParimoEditor: Thilonk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *