Seleksi 19 JPT Pratama di Parimo Resmi Dibuka, Diikuti 76 ASN

Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama, Zulfinasran. (Foto : Galih)

PARIGI, parimoaktual.com  – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) resmi membuka pelaksanaan Seleksi Terbuka (Selter) untuk pengisian 19 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang saat ini masih kosong.

Sebanyak 76 Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut ambil bagian dalam tahapan seleksi tersebut.

Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama, Zulfinasran, mengatakan pelaksanaan selter merupakan bagian dari upaya pemda dalam mengisi kekosongan jabatan strategis yang terjadi sejak 2023.

“Selter ini merupakan rangkaian atas masih kosongnya 20 posisi JPT Pratama di daerah sejak 2023,” ujar Zulfinasran, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, dari total 20 posisi yang kosong, panitia pada tahun 2025 hanya mengusulkan 19 jabatan untuk dilakukan seleksi terbuka ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sementara satu jabatan lainnya belum diusulkan karena saat itu masih dijabat kepala dinas definitif yang baru memasuki masa pensiun pada 2026.

Menurutnya, sebanyak 76 peserta yang mengikuti selter kali ini tidak hanya berasal dari lingkup Pemda Parimo, tetapi juga terdapat enam ASN dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Setiap peserta ada yang mendaftar pada dua posisi berbeda,” katanya.

Zulfinasran juga mengungkapkan, dalam proses seleksi kali ini terdapat satu ASN yang bertugas di wilayah Sulawesi Tengah mengajukan sanggahan karena tidak lolos sebagai peserta seleksi. Namun, panitia tetap mengacu pada ketentuan yang telah tercantum dalam edaran resmi pendaftaran.

Ia menegaskan, dalam poin persyaratan disebutkan secara jelas bahwa peserta berasal dari ASN lingkup pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

“Poin ini sangat jelas, tidak menyebutkan seluruh ASN se-Indonesia, terlebih mereka yang ditugaskan oleh kementerian di wilayah Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Zulfinasran meminta seluruh peserta mempersiapkan diri dan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti tahapan selter JPT Pratama.

Pasalnya, ke depan mekanisme pengisian jabatan akan lebih mengacu pada penerapan manajemen talenta.

“Untuk asesmen tetap ada sebagai evaluasi. Namun penilaian potensi, kinerja dan lainnya nantinya akan menggunakan sistem penilaian khusus,” pungkasnya.

Penulis: GalihEditor: Thilonk
Exit mobile version