PALU, parimoaktual.com – Dugaan keberpihakan Ketua Steering Comite (SC) mencuat jelang musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dijadwalkan pada 19-20 Mei 2026, di Hotel Grand Syah Palu.
Ketua SC Musprov KADIN Sulteng, Zulfakar Nasir, disinyalir berpihak. Ia diduga bermanuver untuk memenangkan salah satu bakal calon ketua periode 2026–2031.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Zulfakar aktif membangun komunikasi dengan pemilik suara (voters) di tingkat Kabupaten. Iming-imingnya adalah fasilitas dan akomodasi gratis. Seluruh biaya akomodasi ini diduga ditanggung oleh salah satu kandidat.
Indikasi ini diperkuat oleh rekaman suara yang beredar di internal KADIN. Dalam rekaman tersebut, Zulfakar diduga mengarahkan para voters untuk menginap di salah satu hotel di Kota Palu. Hotel ini merupakan lokasi karantina yang disediakan oleh kubu bakal calon tertentu.
Independensi panitia kini dipertanyakan. SC yang seharusnya menjadi wasit, justru dituding ikut bermain di lapangan.
“SC itu harus menjadi wasit yang adil, bukan pemain. Jika berpihak, publik layak mempertanyakan integritas Musprov,” ujar seorang sumber internal KADIN Sulteng yang menolak identitasnya diungkap. Sabtu (16/05/2026).
Atas dugaan ini, Zulfakar Nasir bereaksi. Saat dihubungi melalui telepon genggamnya, ia menepis seluruh tudingan tersebut. Zulfakar berdalih, komunikasi dengan peserta adalah hal yang sah.
“Sebagai SC saya wajar berkomunikasi dengan peserta,” kata Zulfakar, tegas.
Menurutnya, sebagai panitia pengarah, ia memiliki akses penuh untuk menghubungi peserta demi memastikan kesiapan akomodasi.
Zulfakar juga mengecam pemberitaan media yang dinilainya sepihak. Ia menyayangkan sikap sejumlah pihak yang melempar opini tanpa melakukan konfirmasi dan mengabaikan prinsip cover both side.












