Tekan Kasus Kematian Ibu dan Anak, Bappelitbangda Gelar Lokakarya Lintas Sektor

Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Krisdaryadi Ponco Nugroho saat membacakan sambutan Bupati. Senin, (2/11/2026). (Foto : Diskominfo Parimo)

PARIGI, parimoaktual.com – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar Lokakarya I Penyusunan Dokumen Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak Tahun 2026–2030.

Sepanjang tahun 2024 hingga Agustus 2026, tercatat 25 kasus kematian ibu dan 190 kematian anak di bawah lima tahun, yang mayoritas terjadi pada 28 hari pertama kehidupan.

“Setiap kasus adalah kehilangan besar, sehingga kami menegaskan pentingnya keterlibatan lintas sektor secara terpadu untuk menekan angka tersebut,” ujar Krisdaryadi saat membacakan sambutan Bupati. Senin, (2/11/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar kasus kematian ibu dan anak sebenarnya dapat dicegah melalui pelayanan kesehatan berkualitas, sistem rujukan cepat, serta kesiagaan keluarga.

Langkah percepatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah tahun 2025–2029 dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parimo, Irdan, menyatakan dokumen ini akan menjadi pedoman pemerintah daerah dalam menyusun program berbasis data.

Lokakarya tersebut turut melibatkan unsur dari Provinsi Sulawesi Tengah, pimpinan OPD, camat, Tim IPAS, hingga tenaga kesehatan tingkat desa.

Seluruh intervensi prioritas yang dirumuskan nantinya akan terintegrasi dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah secara berjenjang.

“Kami berharap dukungan lintas sektor ini dapat memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat di wilayah sulit akses,” tutup Irdan.

Penulis: Sumber : Diskominfo ParimoEditor: Iwan, Tj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *