Terdampak Kekeringan, BPBD Parimo Salurkan 32 Ribu Liter Air Bersih

BPBD Parigi Moutong (Parimo) menyalurkan air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak bencana kekeringan. (Foto : Doc. BPBD Parimo)

PARIGI, parimoaktual.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyalurkan sekitar 32 ribu liter air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak bencana kekeringan.

Satuan Tugas (Satgas) Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan mendistribusikan pasokan tersebut melalui posko siaga darurat Kecamatan Bolano dan Mepanga.

Penyaluran menggunakan armada tangki milik Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah serta Damkar Parimo.

Tim menyalurkan 12 ribu liter air untuk Desa Tomini, 19 ribu liter untuk Desa Gunung Sari, dan 1.000 liter bagi Desa Lambunu.

“Hingga kini kekeringan masih terjadi di sejumlah wilayah dan kami konsisten menyuplai kebutuhan masyarakat terdampak terus berjalan.,” tegas Plt Kepala BPBD Parimo Moh Rivai, saat memberikan keterangan. Minggu, (4/10/2026).

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Parimo hingga 22 September 2026, kekeringan melanda 4.691 hektare lahan.

Selain itu, kebakaran turut menghanguskan 234,96 hektare kawasan hutan dan lahan yang memberikan dampak langsung kepada 1.687 Kepala Keluarga (KK).

Bencana kekeringan ini juga merusak lahan perkebunan masyarakat, yang mencakup 28,65 hektare kebun warga di Kecamatan Bolano dan 12 hektare di Kecamatan Mepanga.

“Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, kami terus melakukan pemantauan dan penyaluran ke wilayah yang membutuhkan,” tutup Rivai.

 

 

Penulis: DuanEditor: Thilonk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *