Jelang Idulfitri 2026, Kebutuhan Uang Tunai di Parimo Meningkat

Kepala Kantor Cabang Bank Sulteng Parimo, Alan Fajrin. (Foto : Vita Pakaya)

PARIGI, parimoaktual.com Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H 2026, Bank Sulteng Cabang Parigi Moutong (Parimo) menyiapkan uang tunai sebesar Rp50 miliar untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Kepala Kantor Cabang Bank Sulteng Parimo, Alan Fajrin, mengatakan jumlah tersebut meningkat sekitar Rp15 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Sejak awal Ramadan hingga sekarang, total uang tunai yang kami siapkan hampir mencapai Rp50 miliar. Nilai ini meningkat dibanding tahun lalu,” ujar Alan saat ditemui wartawan, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, peningkatan kebutuhan uang tunai menjelang Lebaran merupakan tren yang selalu terjadi seiring naiknya aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari belanja kebutuhan pokok, pembayaran jasa, hingga persiapan mudik.

Alan menjelaskan, Bank Sulteng berupaya memastikan ketersediaan uang tunai tidak hanya cukup di sektor perbankan, tetapi juga dapat beredar aktif di tengah masyarakat agar mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Kami berharap uang yang tersedia ini tidak hanya tersimpan di bank, tetapi benar-benar beredar di masyarakat sehingga aktivitas ekonomi lokal ikut bergerak,” katanya.

Ia menambahkan, momentum Ramadan dan Idulfitri juga biasanya mendorong peningkatan transaksi dari masyarakat luar daerah yang datang ke Parimo.

Selain penyediaan kas, Bank Sulteng juga mengikuti ketentuan penukaran uang pecahan kecil yang saat ini diatur oleh Bank Indonesia melalui sistem aplikasi digital.

Menurut Alan, mekanisme tersebut bertujuan agar distribusi uang baru berlangsung merata dan menghindari praktik penjualan ulang uang pecahan dengan harga di atas nominal.

“Penukaran uang sekarang diatur melalui aplikasi Bank Indonesia. Satu orang dibatasi satu KTP agar kesempatan mendapatkan uang pecahan baru bisa dirasakan lebih merata,” jelasnya.

Ia menegaskan, meskipun ada pembatasan dalam sistem penukaran, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Kami mengikuti kebijakan regulator, namun pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas selama kebutuhan transaksi meningkat,” tutupnya. (long)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *