banner 1280x250

Bupati Parimo Tegaskan Tak Butuh Pejabat “Hobi” Perjalanan Dinas

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase

PARIGI, parimoaktual.com – Bupati Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) H. Erwin Burase menegaskan kebutuhan figur pimpinan birokrasi yang memiliki kecerdasan intelektual, integritas, loyalitas terhadap organisasi, serta kemampuan berinovasi dalam menjalankan pemerintahan daerah, bukan pejabat yang hobi perjalanan Dinas.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat membuka pelaksanaan Seleksi Terbuka (Selter) pengisian 19 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang saat ini masih kosong.

Menurut Bupati, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, peran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi ujung tombak dalam merealisasikan visi dan misi daerah.

“Di tengah efisiensi anggaran sekarang ini, ujung tombak pemerintahan berada di kepala OPD. Karena sebaik apa pun visi misi yang diprogramkan, jika tidak dijabarkan dengan baik oleh kepala OPD, akan sangat sulit mencapai target yang diinginkan,” ujar Bupati di Parigi, Sabtu (16/05/2026)..

Ia mengungkapkan, pesan serupa juga disampaikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah saat melakukan pertemuan terkait penguatan birokrasi daerah.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan kepala OPD yang mampu menghadirkan inovasi dan gagasan strategis untuk mendukung program pemerintah pusat, bukan pejabat yang hanya menghabiskan anggaran untuk perjalanan dinas.

“Mereka berpesan kepada saya agar memilih kepala OPD yang mampu berinovasi untuk melahirkan gagasan dalam memaksimalkan program presiden, bukan kepala OPD yang hanya suka perjalanan dinas,” katanya.

Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi dan menghadirkan program yang tepat menjadi salah satu langkah penting untuk meyakinkan pemerintah pusat agar alokasi anggaran dapat masuk ke Kabupaten Parimo.

Untuk memastikan kualitas calon pejabat yang akan terpilih, Bupati menyatakan akan melakukan wawancara langsung terhadap peserta yang masuk tiga besar pada tahapan akhir seleksi.

Langkah itu dilakukan guna mengetahui kemampuan para calon kepala OPD dalam menerjemahkan visi dan misi Pemerintah Daerah Parimo di tengah keterbatasan anggaran yang ada.

“Saya berharap hasil asesmen ini nantinya dapat melahirkan pejabat yang mampu melakukan percepatan pembangunan daerah sesuai visi misi Kabupaten Parimo,” pungkasnya.

Penulis: ThilonkEditor: Iwan Tj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *