Pemda Parimo dan Kejari Parimo Gelar GPM Jelang Idulfitri 1447 Hijriah

Warga memadati stan GPM yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Parimo bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Parimo di halaman kantor kejaksaan. Kamis, (12/3/2026). (Foto : Galih)

PARIGI, parimoaktual.com Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parimo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari raya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parimo ,Sofiana , mengatakan GPM kali ini menjadi kegiatan terakhir sebelum Idulfitri setelah sebelumnya dilaksanakan di sejumlah kecamatan bersamaan dengan agenda Safari Ramadan pemerintah daerah.

“Gerakan pangan murah ini merupakan penutup dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya sudah kami laksanakan di beberapa kecamatan bersamaan dengan Safari Ramadan pemerintah daerah,” ujar Sofiana usai kegiatan, Jum’at (13/3/2026).

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Kejari Parimo dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menekan beban pengeluaran rumah tangga menjelang Lebaran.

Menurutnya, selisih harga yang diberikan dalam program tersebut cukup membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan biaya lebih rendah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tanpa syarat yang rumit. Cukup mengisi daftar hadir, masyarakat sudah bisa berbelanja,” katanya.

Sofiana menyebut antusias masyarakat sangat tinggi. Dalam waktu sekitar dua jam, sejumlah komoditas pangan yang disiapkan habis terjual, di antaranya dua ton beras, telur satu rak, minyak goreng 500 liter, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing 100 kilogram.

“Tingginya antusias masyarakat menunjukkan bahwa program seperti ini memang sangat dibutuhkan, apalagi menjelang Idulfitri ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” ujarnya.

Selain pelaksanaan GPM, pemda juga menyalurkan 50 paket sembako di setiap kecamatan kepada warga yang dinilai belum pernah menerima bantuan sosial dari program pemerintah sebelumnya.

“Jumlah bantuan yang kami salurkan bahkan sudah melampaui kuota subsidi pangan yang tersedia. Harapannya, bantuan ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Ia berharap kerja sama dengan instansi vertikal seperti Kejari Parimo dapat terus diperkuat agar pelaksanaan GPM pada tahun-tahun berikutnya semakin maksimal dan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (galih)

Exit mobile version