Bupati Pastikan Pelantikan Pejabat Parimo Berbasis Kinerja

Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase . (Foto : Istimewa)

PARIMO, parimoaktual.com  – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, menegaskan rencana pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong semata-mata bertujuan untuk penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan, bukan didasarkan pada asal daerah.

Menurut Erwin, pengisian jabatan, khususnya pada level Eselon II, tetap berpedoman pada prinsip profesionalisme, kompetensi, dan rekam jejak kinerja.

Meski memprioritaskan putra-putri daerah, pemerintah daerah tetap membuka ruang seleksi secara objektif.

“Pelantikan ini pada dasarnya untuk penyegaran. Ada pejabat yang sudah lima tahun memimpin OPD, tentu perlu dilakukan evaluasi dan rotasi,” ujar Erwin saat ditemui di rumah jabatannya, Selasa malam, (20/01/2026).

Ia sekaligus membantah isu yang menyebutkan akan adanya pelantikan pejabat Eselon II dari luar daerah secara masif.

Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Itu tidak benar. Kita tetap memprioritaskan anak daerah,” tegasnya.

Meski demikian, Erwin tidak menutup kemungkinan jika terdapat pejabat dari luar daerah yang mengikuti seleksi dan dinilai memiliki kinerja serta kapasitas yang mumpuni.

“Kalau memang ada dan yang bersangkutan bagus, tentu bisa dipertimbangkan. Yang terpenting tetap profesional,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Erwin menjelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan pejabat Eselon II, III, dan IV saat ini masih terkendala persoalan administrasi, terutama belum rampungnya penginputan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2021 hingga 2022.

“Masih ada pegawai yang SKP-nya belum selesai. Saya ingin pelantikan dilakukan serentak agar lebih efektif,” jelasnya.

Selain pelantikan pejabat struktural, Pemerintah Parimo juga berencana merangkaikan agenda tersebut dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Terkait waktu pelaksanaan, Erwin menargetkan pelantikan dapat digelar pada Januari 2026. “Targetnya bulan Januari. Kalau bukan pertengahan, ya akhir Januari,” pungkasnya. (opi)

Exit mobile version