PARIMO, parimoaktual.com – Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) H. Abdul Sahid menegaskan kehadiran pemerintah dalam mendampingi masyarakat, khususnya petani, merupakan tanggung jawab yang tidak bisa ditawar.
Pemerintah daerah berkomitmen hadir langsung memastikan masyarakat mampu bekerja dan berproduksi secara mandiri.
Ia menilai keberhasilan panen raya ini menjadi bukti nyata kemampuan petani jika didukung pendampingan yang tepat.
“Saya tegaskan bahwa masyarakat sebenarnya mampu. Desa Lobu telah membuktikannya. Tinggal bagaimana pemerintah memimpin, mendampingi, dan memberi arahan berbasis disiplin ilmu agar hasilnya berkelanjutan,” ujar Wabup Abdul Sahid, dalam sambutannya saat menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Lobu Mandiri Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) ,Sabtu, (31/01/2025)
Ia menyampaikan, pemda akan menyamakan persepsi seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan tenaga ahli agar fokus mendampingi masyarakat, khususnya sektor pertanian, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di parimo.
Ia menegaskan kekeringan tersebut merupakan dampak alam dan bukan akibat faktor lain yang sering diprovokasi oleh pihak tertentu.
“Saya meminta tokoh adat dan para orang tua di wilayah masing-masing untuk menenangkan masyarakat. Jangan sampai ada provokasi yang menyesatkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Parimo memiliki sumber daya alam unggulan di sektor pertanian, perkebunan, kelautan, dan pertambangan.
Tantangan pemerintah, adalah bagaimana mengelola seluruh potensi tersebut secara bijak dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat.
Terkait sektor pertanian, Wabup menegaskan dirinya lahir dari keluarga petani sehingga memahami langsung persoalan yang dihadapi petani di lapangan.
Menurutnya, tugas pemerintah adalah membimbing petani agar produktivitas dan pendapatan mereka terus meningkat.
Momentum Panen Raya Jagung tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Lobu, para penyuluh pertanian, serta seluruh petani yang telah bekerja keras dan bersinergi hingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.
Ia juga menekankan peran strategis pemerintah desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), harus aktif membantu petani, mulai dari penyerapan hasil panen hingga pengelolaan cadangan pangan desa agar memiliki nilai tambah dan mampu melindungi petani dari permainan harga pasar.
“Jika BUMDes bergerak, petani terlindungi. Jika petani terlindungi, desa akan sejahtera. Ketahanan pangan daerah pun akan semakin kuat,” katanya.
Wabup memastikan akan melakukan roadshow ke seluruh desa setelah seluruh pejabat ditetapkan, guna melihat langsung perkembangan dan kebutuhan masyarakat serta memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan. (long)











