MOROWALI, parimoaktual.com – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid resmi membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Matano, Morowali, Rabu (13/5/2026).
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan rakor tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program Asta Cita di seluruh kabupaten dan kota di Sulteng, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kita harus bergerak satu irama agar seluruh program Asta Cita berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Parigi Moutong (Parimo) Erwin Burase memaparkan sejumlah capaian dan kendala pelaksanaan program nasional di daerahnya.
Ia menjelaskan, di bidang kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di Parimo meningkat menjadi 89,89 persen. Selain itu, angka stunting juga turun dari 8,7 persen menjadi 8 persen.
Sementara pada sektor pendidikan dan sosial, Pemkab Parimo telah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat serta 6.000 unit rumah tidak layak huni dalam program 3 juta rumah.
Bupati juga menyoroti sejumlah kendala pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sekitar 28 ribu siswa.
“Salah satu kendalanya yaitu, waktu distribusi tidak tepat, penyaluran makanan sering kali dilakukan di akhir jam sekolah. Sehingga, makanan lebih banyak dibawa pulang ke rumah dan tidak dikonsumsi di sekolah sesuai tujuan program. Hal ini berisiko membuat manfaat gizi tidak diterima langsung oleh siswa yang bersangkutan,” pungkasnya.












