PARIMO, parimoaktual.com – Pemerintah pusat menetapkan enam satuan pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) sebagai penerima program revitalisasi sekolah tahun 2026.
Penetapan tersebut mencakup jenjang PAUD hingga sekolah menengah, sebagai bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Sunarti, mengatakan enam sekolah tersebut telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan.
“Tahun ini ada enam satuan pendidikan, terdiri dari PAUD dan SMP, yang ditetapkan untuk mendapatkan program revitalisasi,” ujar Sunarti usai upacara Hardiknas, di Kantor Bupati. Sabtu, (2/5/2026).
Ia menjelaskan, program revitalisasi merupakan kebijakan pemerintah pusat yang mulai dijalankan sejak tahun sebelumnya. Pada 2025, program tersebut telah menyasar 28 sekolah di Parimo, mulai dari PAUD, sekolah dasar, hingga jenjang menengah.
Untuk tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali menetapkan tiga lembaga PAUD dan tiga sekolah jenjang menengah sebagai penerima bantuan revitalisasi di Parimo.
Sunarti merinci, tiga lembaga PAUD yang mendapatkan bantuan berada di Desa Pambalowo, Kecamatan Ampibabo, dan Kecamatan Tinombo.
Sementara itu, untuk jenjang sekolah dasar, hingga saat ini belum masuk dalam daftar penerima program revitalisasi tahun ini.
Namun, pihaknya berharap ke depan kuota bantuan untuk SD dapat ditingkatkan.
Menurutnya, masih banyak sekolah dasar di Parimo, khususnya di wilayah terpencil, yang membutuhkan perhatian serius karena kondisi sarana dan prasarana yang memprihatinkan.
Meski demikian, ia menyebut ada dua sekolah dasar di daerah terpencil yang telah mendapatkan intervensi langsung dari kementerian, yakni SDK Bainaa Barat dan SDK Ogolao.
“Kami berharap ke depan semua sekolah, terutama SD di wilayah terpencil, bisa mendapatkan program revitalisasi karena kebutuhan masih sangat besar,” pungkasnya.












