PARIMO, parimoaktual.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyalurkan bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Toboli dan Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani dampak bencana yang meluas di wilayah tersebut.
Bupati Parimo, H. Erwin Burase, menyerahkan bantuan secara simbolis didampingi Wakil Bupati H. Abdul Sahid di Aula Kantor Camat Parigi Utara. Penyaluran logistik ini menyasar warga yang terdampak langsung kebakaran lahan dan hutan di dua desa tersebut.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana atas dukungan dan respons cepat terhadap kondisi darurat di parimo.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi situasi sulit. Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Bupati. Rabu, (18/02/2026),
Kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di pario, khususnya di sekitar Desa Toboli dan Desa Avolua, menimbulkan dampak signifikan.
Api menghanguskan lahan pertanian dan perkebunan milik warga, memicu kabut asap yang mengganggu kesehatan, aktivitas belajar mengajar, serta perekonomian masyarakat.
Sejumlah warga terpaksa mengungsi, sementara petani mengalami kerugian akibat rusaknya tanaman yang menjadi sumber penghasilan utama.
Pemda bersama unsur terkait terus melakukan langkah penanganan darurat, mulai dari upaya pemadaman hingga proses pemulihan pascabencana.
Pemda juga menyiapkan langkah pendampingan bagi petani agar dapat kembali berproduksi dan memulihkan mata pencaharian mereka. Bupati mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah bencana serupa terulang.
Ia juga meminta para kepala desa memastikan pendataan korban dilakukan secara akurat serta distribusi bantuan berjalan adil, merata, transparan, dan akuntabel.
Hal itu dinilai penting untuk menghindari potensi persoalan di kemudian hari.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat solidaritas dalam menghadapi musibah tersebut.
“Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan, sekaligus membangun kembali kehidupan yang lebih baik dan lebih tangguh terhadap bencana,” pungkasnya.
Kegiatan itu turut dihadiri pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup pemda parimo, Camat Parigi Utara beserta jajaran, kepala desa setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta warga terdampak.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus kita perkuat agar upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di parimo semakin optimal,” tutup Bupati.
Sumber : Diskominfo Parimo











