banner 728x90

Parimo Tuan Rumah Grand Final Duta Investasi Sulteng 2026

Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase. (Foto : Diskomnfo Parimo).

PARIMO, parimoaktual.com  – Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mencatat momentum penting dalam peringatan HUT ke-24 dengan menjadi tuan rumah Grand Final Duta Promosi Investasi Sulawesi Tengah 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Auditorium Kantor Bupati itu berlangsung meriah dan menjadi ajang strategis memperkenalkan potensi daerah kepada investor.

Ajang yang digelar perdana oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah ini menobatkan Moh. Abid T. Akase asal Tolitoli dan Zaskia Felisha asal Morowali sebagai juara pertama kategori pria dan wanita.

Bupati Parimo, H. Erwin Burase, menyebut kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerahnya, terlebih bertepatan dengan perayaan hari jadi kabupaten.

“Ini kado istimewa bagi Parimo di usia ke-24. Tema pembangunan dari desa sangat selaras dengan upaya kita mendorong investasi daerah,” ujar Erwin dalam sambutannya. Jumat, (10/4/2026) malam.

Ia menegaskan, arah pembangunan Parimo kini tidak lagi bertumpu pada penjualan bahan mentah, melainkan mendorong hilirisasi berbasis desa.

Menurutnya, komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, padi, dan jagung harus diolah menjadi produk bernilai tambah agar manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Nilai tambah harus dinikmati petani dan nelayan kita, bukan hanya keluar daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Sulawesi Tengah, Moh. Rifani Pakamundi, menyampaikan capaian investasi daerah yang terus meningkat.

Ia menyebut, Sulawesi Tengah saat ini berada di peringkat lima nasional sebagai tujuan investasi dan menjadi yang terdepan dalam sektor hilirisasi.

“Duta investasi ini kami siapkan sebagai jembatan promosi. Mereka akan membawa potensi daerah ke tingkat nasional hingga global,” jelas Rifani.

Ia juga memastikan, ajang tersebut akan menjadi agenda tahunan yang digilir di 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Sebanyak 34 finalis dari seluruh daerah di Sulteng ambil bagian dalam kompetisi ini.

Mereka diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi, tetapi juga mampu menjadi representasi daerah dalam menarik minat investor.

Sebagai tuan rumah, Parimo menampilkan potensi unggulan, mulai dari komoditas durian untuk pasar ekspor, sektor pariwisata bahari dan pegunungan, hingga penguatan ekonomi desa yang ramah investasi.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan tiga komitmen utama pembangunan daerah, yakni hilirisasi berbasis desa, kemitraan strategis dengan investor, dan pengembangan investasi hijau.

Menurutnya, ketiga hal tersebut menjadi kunci mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Parimo.

“Kita ingin investasi tumbuh, tapi tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal penguatan ekonomi daerah berbasis desa.

“Dari Parimo, kita kirim pesan ke dunia bahwa Sulawesi Tengah siap menjadi tujuan investasi yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (**/long)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *