PARIMO, parimoaktaul.com — Faradiba Zaenaong kembali mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) untuk periode lima tahun ke depan.
“Saya datang ke Sekretariat Kadin Parimo membawa berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Kadin Parimo,” ujar Faradiba kepada wartawan. Kamis, (8/01/2026),
Faradiba menjelaskan, keputusannya kembali maju diambil setelah melalui refleksi selama lima tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Ia menilai, sejumlah program dan kerja-kerja organisasi belum sepenuhnya maksimal dan masih memerlukan keberlanjutan.
Menurutnya, pencalonan kembali ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk menuntaskan amanah yang belum selesai.
Ia menegaskan kesiapan untuk melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis sebelumnya.
“Saya merasa masih ada tanggung jawab yang harus saya selesaikan. Insya Allah, jika kembali dipercaya memimpin Kadin Parimo lima tahun ke depan, saya siap melanjutkan dan menuntaskan program yang telah berjalan,” katanya.
Faradiba juga menekankan bahwa motivasi dirinya maju kembali tidak terlepas dari prinsip kesetaraan dalam kepemimpinan. Ia menilai, ruang kepemimpinan terbuka bagi siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, selama memiliki kapasitas dan komitmen.
“Perempuan dan laki-laki memiliki posisi yang setara. Kepemimpinan bukan hanya milik laki-laki, dan hal itu telah saya buktikan selama lima tahun memimpin Kadin Parimo,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut pencalonan tersebut bukan semata keinginan pribadi, melainkan juga menjadi kebutuhan organisasi.
Menurutnya, sejumlah agenda strategis Kadin membutuhkan kesinambungan kepemimpinan hingga sepuluh tahun agar hasilnya benar-benar optimal.
Dalam visi ke depan, Faradiba menargetkan penguatan dan pengembangan komoditas lokal Parimo agar mampu menembus pasar ekspor.
Ia menyebut, pada periode sebelumnya Kadin telah memulai langkah ekspor durian dengan hasil yang cukup menggembirakan.
“Ke depan, kami ingin mengembangkan komoditas unggulan lain seperti kelapa, cengkeh, dan kakao. Kualitasnya tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia dan sangat potensial untuk pasar ekspor,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Faradiba berharap dukungan serta peran aktif insan pers untuk terus mengawal dan membangun sinergi bersama Kadin Parimo.
“Tanpa media, Kadin tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi ini penting agar Kadin terus tumbuh dan berkontribusi membantu pemerintah daerah mewujudkan Parimo yang lebih baik,” pungkasnya. (abt)





